Minggu, 26 Juni 2011

Ukuran Pondasi Minimal

Dalam membangun sebuah rumah pondasi adalah merupakan hal paling mendasar dalam pelaksanaanya, dimana sebenarnya pondasi lah yang nantinya akan memberikan dukungan terhadap berat bangunan yang berada diatasnya. Sebenarnya ada berbagai macam jenis pondasi yang digunakan dan diaplikasikan kepada berbagai jenis kebutuhan pembebanan bangunan.
Untuk membatasi bahasan kita agar tidak terlalu luas maka kami hanya akan memberikan penjelasan sedikit tentang standarisasi pondasi minimal untuk bangunan rumah satu  lantai sesuai tujuan dari blog ini yaitu untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar dapat membangun rumah dengan baik dan benar.
Pondasi untuk bangunan satu lantai dengan fungsi sebagai rumah tinggal biasanya menggunakan pondasi dari bahan pasangan batu kali menerus atau secara ilmiah disebut Pondasi Stall.
berikut dibawah ini adalah standar minimal dari ukuran pondasi yang mencukupi untuk bangunan rumah tahan gempa :

  1. Menggunakan perekat atau speci minimal dengan campuran 1Pc: 3Kp: 10Ps
  2. Tertanam minimal sedalam 50 cm diatas permukaan tanah asli (syarat : berada di jenis tanah lempung berpasir), sedangkan untuk jenis tanah gambut atau tidak memiliki daya dukung yang baik sebaiknya anda berkonsultasi kepada seorang ahli untuk menentukan kedalamanya.
  3. Lebar dasar  pondasi minimal 60cm, dan sebaiknya diberi lapisan alas berupa pasir setebal 5 cm untuk memberikan kemampuan bergerak jika terjadi gempa atau gaya-gaya berarah lateral.
  4. Bagian atas pondasi yang nantinya akan dijadikan sebagai dudukan atau tempat peletakan sloof (balok bawah) minimal memiliki lebar 25 cm dengan arah muka batu rata pada bagian atas.
  5. Terkait dengan akan dipasangnya sloof pada bagian atas pondasi ada baiknya anda memberi angkur dari bahan besi beton dia.10mm sepanjang 10 cm pada beberapa titik, hal ini nanti akan membantu memberikan rigiditas/ kesatuan struktur yang baik pada bangunan anda  

This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon